'Gaji saya cukup untuk menyewa helikopter' : Ketua KPK Firli Bahuri membantah telah melanggar etika

 

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri mengatakan gajinya cukup untuk menyewa helikopter, menepis kecurigaan bahwa perjalanan yang dia lakukan menggunakan layanan taksi helikopter merupakan pelanggaran etika.

“Saya menggunakan gaji saya untuk mempercepat dan menyederhanakan tugas-tugas saya. Saya melakukan semua itu untuk mendukung tugas saya dan bukan untuk kemewahan. Gaji saya cukup untuk menyewa helikopter, bukan untuk hidup mewah, ”kata jenderal polisi bintang dua itu dalam keterangan tertulisnya, Senin seperti dikutip tempo.co.

Firli menerbitkan pernyataan itu sebelum sidang etika dengan dewan pengawas badan antigraft yang dijadwalkan pada hari Selasa. Dia dituduh melakukan pelanggaran etika menyusul laporan tentang dia menggunakan helikopter pribadi dalam perjalanan pribadi dari ibu kota Sumatera Selatan, Palembang ke kota Baturaja di provinsi yang sama pada bulan Juni.

Komunitas Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melaporkan Firli ke dewan pengawas, menuduh ketua tersebut menjalankan “gaya hidup hedonis”.

Firli membenarkan bahwa dia akan menghadiri sidang hari Selasa. “Mekanisme ini merupakan kegiatan untuk memperjelas dan menjelaskan secara detail objek permasalahan. Saya sangat mengapresiasi proses ini, ”katanya.



Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "'Gaji saya cukup untuk menyewa helikopter' : Ketua KPK Firli Bahuri membantah telah melanggar etika"

Post a Comment